
Di celah akar dan batang tua
aku temui damai tanpa syarat
Burung tidak bertanya siapa aku
dan pokok tak peduli apa cita-citaku
Setiap jejak di tanah lembap
seperti menghapus beban yang tak kelihatan
Aku bebas menjadi siapa pun
atau tidak menjadi sesiapa dan itu pun cukup
Dari puncak bukit yang pernah kudaki
aku lihat awan menghampar seperti karpet putih
Langit terasa dekat seperti janji
dan bumi di bawah kelihatan lebih sunyi
Langit dilihat dari celah rimbun
bagai kerdipan harapan yang lembut
Tiada hiruk, tiada suara tergesa
hanya aku dan alam yang menerima
Kini dunia terlalu lantang
Waktu terlalu cepat untuk merasa
Namun dalam hati yang tak pernah lupa
aku tetap berjalan walau hanya dalam jiwa
Ya, aku rindu
jalan sendirian di hutan
bukan untuk lari
tapi untuk kembali
kepada aku yang dahulu